Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang siswi SMA di Kota Kupang, MCRM (16) dikabarkan hilang selama lebih dari dua minggu sejak Jumat (29/3/2019).
Siswi tersebut pada Kamis pagi berpamitan untuk ke sekolah. Namun, setelah ditunggu, MCRM tidak kunjung pulang ke rumahnya di Kecamatan Maulafa.
Pihak keluarga pun melaporkan hal tersebut ke SPKT Polres Kupang Kota pada Jumat (29/3/2019) dengan laporan polisi nomor LP/B/327/III/2019/SPKT Resort Kupang Kota.
Pihak keluarga terus berusaha menemukan MCRM. Alhasil, Siswi tersebut akhirnya ditemukan di rumah keluarga pacarnya, Tonci Nuban.
Tonci Nuban ternyata membawa MCRM tinggal bersamanya di rumah kakak kandungnya Yune Pah Nael yang terletak di RT 5 RW 2 Desa Mata Air, Kecamatan Kupang, Tengah Kabupaten Kupang.
Pihak keluarga langsung bergerak cepat untuk menangkap pelaku dan membawakan pulang anggota keluarganya.
Keberadaan siswi tersebut diketahui karena MCRM meminta sejumlah uang ke ibunya. Pihak keluarga pun meminta no rekening bank sehingga dapat mengirim uang untuk MCRM.
"Dia telepon minta uang, jadi kami lacak dari no rekening bank," ungkap kakak kandung korban, Ivana Anggiana Mbooh (21) ketika ditemui di Mapolres Kupang Kota pada Senin (15/4/2019) siang.
Pihak keluarga lalu berkoordinasi dengan kepolisian Resort Kupang Kota. Namun, lanjut Ivana, pihak kepolisian tengah melakukan pengamanan untuk pemilu 2019.
"Kami bersama keluarga ke rumah itu, akan tetapi pelaku kabur dari pintu belakang. Dia lari ke persawahan. Jadi kami bawa kakak kandungnya ke sini (Mapolres Kupang Kota)," paparnya.
Pihak keluarga pun membawa kakak kandung pelaku ke Mapolres Kupang Kota pada Senin siang untuk diambil keterangannya.
Pihak keluarga juga tidak terima dan menginginkan pacar MCRM yakni Tonci Nuban yang berprofesi sebagai sopir tembak di kota Kupang untuk diproses hukum.
Pasalnya, selama kabur dari rumah, Tonci Nuban telah melakukan hubungan layaknya suami-istri dengan MCRM.
"Kami akan laporkan (dugaan kasus pencabulan). Kami ingin pelaku diproses hukum, kakak kandung pelaku juga harus dihukum karena turut serta mendukung perbuatan adiknya," paparnya.
Selain itu, lanjut Ivana, kejadian hilangnya korban dari rumah bukan kali pertama, sebelumnya pada pertengahan Maret lalu korban pun kabur dan tinggal bersama pelaku selama lima hari.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH melalui Kanit PPA Bripka Bregitha N. Usfinit, SH membenarkan laporan polisi terkait orang hilang tersebut.
"Kami proses laporan anak hilang dan saat anak tersebut telah ditemukan dan anak tersebut telah dikembalikan ke orangtuanya," paparnya ke ketika ditemui POS-KUPANG.COM pada Selasa (16/4/2019).
Dikatakannya, pihaknya telah melakukan interogasi dan mengambil keterangan dari korban. Korban pun mengakui telah berhubungan badan dengan pelaku.
"Kami sudah lakukan interogasi dengan korban. Dan ia mengakui sudah berhubungan badan dengan pelaku atau pacarnya (pelaku). Hanya pihak keluarga korban belum melakukan laporan terkait pencabulan terhadap korban," katanya.
(*)
Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Siswi SMA di Kupang Dikabarkan Hilang, Ternyata Ditemukan Tinggal bersama Kekasih, http://kupang.tribunnews.com/2019/04/....
Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Mengaku Sudah Dicabuli, Siswi SMA Dibawa Kabur Pacarnya hingga Dijemput Paksa Keluarga camera iphone 8 plus apk | |
| 3 Likes | 3 Dislikes |
| 346 views views | 37.4K followers |
| News & Politics | Upload TimePublished on 17 Apr 2019 |
Không có nhận xét nào:
Đăng nhận xét